MA: Selama ini setahu kami mas Johny mencari planet di bintang-bintang yang bukan di Deret Utama. Apakah bisa dijelaskan maksudnya?
Tujuan studi saya adalah untuk melengkapi survey yang ada (pencarian planet di bintang deret utama). Jadi, kita bisa mendapatkan gambaran lengkap proses perjalanan sebuah sistem planet, dari tahap permulaan sampai tahap terakhir. Ini bisa memberikan gambaran alur kehidupan tata-surya kita dari mula sampai berakhir.
MA: Apakah tata bintang bila boleh disebut demikian dimana eksoplanet menjadi anggotanya umumnya terdiri dari satu bintang dengan satu planet ataukah satu bintang dengan beberapa planet seperti halnya Tata Surya kita?
Bukan tata bintang, namun disebut “planetary system” (system planet dan bintang induknya). Biasanya ada beberapa planet dengan satu bintang induk, yang artinya mirip dengan tata surya kita.
MA: Pertanyaan yang selalu diajukan orang adalah apakah ada kehidupan di luar sana. Tanda apakah yang bisa dideteksi untuk mengetahui eksoplanet mempunyai peluang mendukung kehidupan? Adakah eksoplanet dengan tanda-tanda mampu mendukung kehidupan?
Jika kandungan atmosfirnya mirip dengan atmosfir di bumi, kemungkinan besar ada tanda-tanda yang menunjang kehidupan. Kandungan atmosfir bisa dianalisa melalui spectrum cahaya dari planet tersebut. Yang bisa diartikan menunjang kehidupan adalah adanya gas metana, air, ozon, dsb di atmosfir planet tersebut.
MA: Bagaimana rasanya bekerja di observatorium besar seperti di ESO?
Secara resmi saya bekerja di Max-Planck-Institute for Astronomy, bukan European Southern Observatory (ESO). Namun saya selalu melakukan pengamatan di ESO Chile sejak 1999. Jadi, saya memang sudah biasa kesana dan sudah merasa seperti di rumah sendiri. Oleh sebab itu, saya merasa nyaman di sana dan senang sekali setiap kali harus melakukan pengamatan dengan teleskop di Chile.
MA: Selain mencari planet, apakah mas Johny juga punya hobi yang lain? Ataukah astronom itu hanya melihat bintang saja dan tidak melakukan hal lainnya?
Hobi saya bermacam-macam, olahraga, memasak, belajar bidang apa saja yang menarik. Bahkan sejak 4 semester saya kuliah lagi, yaitu hukum dan bisnis. Selain itu belajar bahasa asing. Seorang astronom tidak hanya melakukan pengamatan, namun juga harus menganalisa data dan wajin mempublikasikan hasil penelitiannya kepada masyarakat. Ini merupakan kewajiban karena sebagian besar dana yang diperoleh adalah dari pajak negara. Selaini itu didukung oleh minat masyarakat yang sangat besar.
MA: Oya, kami dengar mas Johny menguasai beberapa (5) bahasa. Bagaimana caranya supaya bisa fasih beberapa bahasa seperti itu?
Sebenarnya saya hanya fasih 3 bahasa (Inggris, Jerman, Indonesia), namun 2 bahasa lainnya (Spanyol dan Perancis) bisa dikatakan cukup baik untuk berkomunikasi lisan. Saya memang cukup antusias belajar bahasa asing, ini juga ditunjang oleh media dan masyarakat disini yang memang gemar belajar bahasa.
MA: Jika ada yang tertarik untuk kuliah di astronomi, apa pesan mas Johny untuk mereka?
Astronomi adalah bidang yang sangat menarik dan memiliki prestige tinggi. Saya harap generasi muda Indonesia yang tertarik dengan astronomi dapat menyalurkan minatnya secara professional di perguruan tinggi. Kelak mereka akan berhasil dalam riset di bidang astronomi dan bahkan bisa menjadi terkenal di dunia internasional. ****